Menyusuri sungai Han dengan kapal pesiar dimalam
hari bisa membawa siapapun terlarut dalam dunia penuh romantisme. Bagaimana
tidak, hanya dari dek kapal saja kita disuguhkan suasana kota Seoul yang
terlihat bak permata warna-warni berkilauan. Cahayanya yang berpendar seolah
tak mau kalah oleh jutaan bintang-bintang dilangit. Ditambah lagi pemandangan
air mancur pelangi dari jembatan Banpo yang membentang membelah sungai. Siapapun
akan terhanyut tak terkecuali dua pasangan yang saat ini berada diatas dek
kapal pesiar tersebut. Mereka adalah Le Seung Gi dan Yoona. Dua orang selebriti
Korea Selatan yang secara khusus menyewa kapal mewah ini untuk merayakan moment
romantis keduanya.
“
Saranghae[1]”.
Bisik Seung Gi halus ditelinga Yoona saat ia memeluk mesra gadis cantik itu
dari belakang. Keduanya terlihat begitu elegant. Yoona tampil anggun dengan
gaun malam merah maroon yang membalut tubuh rampingnnya. Sedangkan Seung Gi
mengenakan tuxedo lengkap dengan dasi pitanya. Pasangan yang sangat romantis.
“
Nae do[2]”.
Jawab sang gadis singkat sambil tersenyum kearah pria yang kini sedang
memeluknya. Keduanya hanyut dalam pelukan ditengah hembusan angin dari Sungai
Han yang sangat lembut.
“
Kamu suka?”. Tanya Seungi masih sambil memeluk gadis pujaannya. Namun Yoona
hanya membalasnya dengan senyuman. Sangat cantik.
“
Aku tidak akan pernah bisa melupakan moment ini. Bahkan aku tidak ingin
beranjak walau hanya sedetik pun dari sini”. Seung Gi menyandarkan kepalanya
dari belakang diatas bahu kanan Yoona. Pipi keduanya bahkan kini saling
bersentuhan. Sama seperti sang kekasih Yoona pun merasakan hal yang sama.
Yoona dan Le Seung Gi adalah
pasangan selebriti yang belum lama ini mempublikasikan secara resmi hubungan
spesial keduanya yang sebenarnya sudah terjalin cukup lama. Tidak ada alasan
khusus kenapa akhirnya mereka memutuskan untuk mempublikasikannya. Mereka hanya
merasa kalau fans juga berhak mengetahui.
Karena mereka sadar fans adalah bagian penting dalam kehidupan seorang
selebriti. Toh walapun terus disembunyikan pada akhirnya akan diketahui juga.
“
Oppa, jika fans-mu melihat kamu memelukku apakah mereka akan membenciku?”.
Tanya Yoona tiba-tiba ditengah keheningan.
“
Aku rasa mereka justru akan mendoakan kita”.
“
Kenapa kamu begitu yakin?”.
“
jjagiya[3],
kita semua, termasuk juga fans adalah manusia yang dibekali Tuhan dengan rasa
cinta. Mereka akan mengerti dengan sendirinya karena semua orang pasti
merasakan cinta dan dicintai”. Lagi-lagi Yoona tersenyum setiap kali mendengar
kalimat dari mulut kekasihnya itu. Ia merasa seperti berada dalam set sebuah
drama dimana dia adalah lawan mainnya.
“
Aku merasa seperti sedanga syuting sebuah drama”.
“
Ini memang drama jjagi, ini drama
kita berdua”.
Ditengah romantisme itu tiba-tiba
Seung Gi mengeluarkan sebuah cincin berlian dari saku celananya dan langsung
ditunjukan dihadapan gadis yang dicintainya itu. Tentu saja Yoona kaget dengan
apa yang dilihatnya.
“
Yoona, maukah kamu menikah denganku?”. Tanya Seung Gi kemudian. Lagi-lagi Yoona
menjawabnya dengan senyuman. Tentu saja senyuman bahagia. Bahkan ia tak sanggup
menahan air matanya.
****
“
Yoona, Yoona ayo bangun!”. Yuri menggoyang-goyangkan tubuh Yoona supaya cepat
terbangun. Sedari tadi ia mendengar roomate[4]-nya
itu mengigau tidak jelas.
“
Yoona..!!”. Yuri mulai kesal dan teriakannya itu pun akhirnya berhasil
membangunkan sang roomate dari dunia
mimpinya.
“
Aish..., ya! Bisa gak sih kamu mimpinya jangan berisik”. Omel Yuri. Namun
bukannya meminta maaf Yoona malah terlihat kebingungan.
“
Ja jadi, aku hanya bermimpi”. Yoona ngomel sendiri dan itu sukses membuat Yuri
tambah kesal.
“
Aish..., sebenarnya apa yang kamu tadi mimpikan?”.
“
Ah, bukan apa-apa. Lu lupakan saja”. Yoona langsung bergegas ke kamar mandi
sambil merutuki dirinya sendiri. Sementara Yuri hanya memperhatikannya dengan
penuh tanda tanya.
Tepat jam tujuh pagi semua personel
Girls’ Generation sudah bersiap berangkat untuk melakukan proses rekaman dan
syuting untuk album Korea terbaru mereka. Namun selama perjalanan ke lokasi
syuting Yoona masih saja memikirkan tentang apa yang dimimpikannya tadi malam.
Hubungan antara dirinya dan Seung Gi
memang benar adanya dan bukan hanya rumor belaka. Semua orang sudah mengetahui
karena memang agensi dirinya dan Seung Gi sudah mengkonfirmasi akan
kebenarannya. Namun walau berita itu benar, nyatanya Yoona bisa dibilang jarang
bertemu dengan kekasihnya itu. Kesibukan keduanyalah yang membuat hal itu
sangat sulit. Ia sedang disibukan dengan persiapan album baru dan juga syuting
drama. Begitu juga dengan Seung Gi yang sibuk dengan syuting drama dan lain
sebagainya.
Terakhir kali keduanya bertemu
adalah saat Seung Gi baru saja menyelesaikan tour Jepangnya sekitar dua bulan
yang lalu. Saat itu Seung Gi langsung mengunjungi apartement pribadi Yoona dan
kebetulan sang gadis saat itu sedang berada disana. Seungi mengajak Yoona
jalan-jalan menyusuri taman sepanjang sungai Han hingga larut malam. Setelah
itu ia kembali mengantar Yoona ke apartementnya sembari memberikan bingkisan
hadiah yang khusus dibeli Seung Gi dari Jepang. Itulah moment terakhir kali
yang dirasakan keduanya. Jadi wajar saja rasa kangen Yoona dengan sang kekasih
bisa terbawa dalam mimpinya.
“
Ya Yoona-ya, sebenarnya apa yang kamu mimpikan semalam?”. Yuri mengulang lagi
pertanyaan yang sempat ditanyakannya waktu diapartement. Dan pertanyaanya itu
sukses menarik perhatian semua member dari kesibukannya masing-masing. Semua
kepala pun kini mengarah pada Yoona dengan pertanyaan yang sama. Sang menejer
yang duduk dikursi depan pun bahkan sampai menoleh kebelakang. Sebenarnya
mereka semua sudah tau apa yang sedari tadi Yoona pikirkan. Hanya saja mereka
ingin mendengarnya secara langsung dari bibir Yoona.
“
Anieyo[5]...,
bukan apa-apa kok”.
“
jjinjayo[6],
apa berkaitan dengan Seung Gi oppa?”. Yuri mencoba terus menggoda Yoona.
“
Sudahlah...kita bahas yang lain saja. Bukankah kita harus fokus dengan
persiapan album baru”. Yoona mencoba mengalihkan topik pembicaraan.
Romantisme percintaan memang sangat
indah dan setiap manuasia pasti mengalaminya. Bisa menghabiskan waktu dengan
sekedar makan atau nonton bersama dengan sang kekasih adalah hal yang biasa
dilakukan oleh pasangan yang tengah jatuh cinta. Namun lain ceritanya kalau itu
dialami oleh seorang selebriti. Itulah yang dialami Yoona dan Le Seung Gi.
Meski keduanya berstatus pasangan selebriti, tetap saja kesibukan membuat
keduanya sulit untuk bertemu satu sama lain.
***
Usai dengan segala aktifitas
keartisannya hari ini, Yoona sengaja pergi sendiri ke taman sungai Han dengan
mengendarai mobil pribadinya. Ia ingin menikmati suasana malam sungai Han
sambil melihat pemandangan kota Seoul malam hari. Sebenarnya jadwal keesokan
harinya sangatlah padat. Ia seharusnya beristirahat di apartement dan bukan
malah pergi keluar. Namun entah kenapa ia sangat ingin sekali suasana malam
sungai Han. Pemadangan salah satu icon kota Seoul itu memang sangat indah
dimalam hari.
Yoona menghentikan laju Scirocco
R-Line Volkswagen putih miliknya diparkiran salah satu taman terfavorit sungai
Han. Disana sangatlah sepi karena memang waktu sudah cukup larut. Namun bagi
Yoona itu justru bagus karena dengan begitu berti ia tidak harus bersembunyi dari
perhatian orang. Namun baru sebentar ia menikmati angin malam sekelompok anak
muda tiba-tiba mengagetkannya. Sekelompok anak muda itu terlihat tengah
memperhatikannya dari kejauhan dan terlihat sangat tidak bersahabat. Karena
jelas sekali mereka tengah menggenggam botol minuman ditangannya. Tidak mau
terjadi hal yang diinginkan, Yoona pun kembali bergegas keparkiran mobilnya.
Apa yang dikhawatirkan Yoona
ternyata benar. Anak-anak muda itu ternyata berjalan mendekatinya. Yoona pun
mempercepat langkahnya agar sampai lebih dulu ketempat dimana mobilnya
terparkir. Namun sial, justru sekelompok anak muda itu yang justru sampai lebih dulu.
“
Kenapa harus buru-buru? Bukankah kamu baru saja sampai”. Ucap salah satu dari
tiga orang anak muda itu. Mereka sepertinya tidak menyadari kalau gadis
didepannya itu adalah selebriti terpopuler Korea Selatan. Mungkin karena Yoona
mengenakan hoodie dan masker yang menutupi wajahnya.
“
Apa mau kalian? Aku harus pergi”. Yoona merutuki dirinya karena lupa membawa
handphone yang berada didalam mobilnya. Padahal ia bisa saja menelpon polisi
sedari tadi.
“
Hm...lebih baik kamu temani saja dulu kami disini”. Cowok dengan jaket hitam
yang sepertinya ketua kelompok mencoba mendekati Yoona.
“
Jangan mendekat! Atau aku akan teriak”. Ancam Yoona kemudian. Kentara sekali ia
sangat ketakutan saat ini. Namun ancaman itu justru membuat tiga orang anak
muda pemabuk itu semakin penasaran. Lalu sang ketua menyuruh dua orang anak
buahnya untuk segera menyekap Yoona.
“
Tolong...!!!”. Yoona seketika itu langsung berteriak sambil berlari sekuat yang
ia bisa menjauh dari tiga orang anak muda mabuk itu. Dan...gubrak! Yoona
tersandung sampai akhirnya jatuh tersungkur. Ia pun menjerit kesakitan.
“
Hahaha...sudah kami bilang jangan lari”. Dua orang dari tidak anak muda itu
kemudian menyekap Yoona dan mencoba membawanya. Namun, langkah mereka kemudian
terhenti karena seseorang tiba-tiba saja menghalangi langkah ketiganya.
“
Lepaskan dia”. Ucap seseorang yang tidak lain adalah Le Seung Gi. Tapi tentu
saja dengan penyamarannya yang menggunakan masker. Namun dengan brutal tiga
orang anak muda mabuk itupun langsung menyerang Seung Gi. Perkelahian pun tak
bisa dihindari.
Tidak ada yang menang dalam
perkelahian itu. Malah sepertinya Seung Gi yang kewalahan karena dikeroyok tiga
orang. Namun merasa urusan akan panjang akhirnya tiga orang anak muda itu pun
memutuskan untuk kabur pergi. Meninggalkan Seung Gi yang sempoyongan dengan
wajah sedikit memar.
“
A anda tidak apa-apa?”. Tanya Yoona khawatir sang penolongnya terluka. Namun ia
belum tau jika orang yang menolongnya itu adalah Le Seung Gi kekasihnya.
“ Do pabboya[7]?!!
Apa
yang kamu lakukan disini sendirian malam-malam?”. Seung Gi yang tentu saja
mengetahui itu adalah Yoona langsung mengintrogasi sang pacar. Sementara Yoona
terlihat bingung tiba-tiba ditanya seperti itu. Sampai detik berikutnya ia baru
menyadari jika orang yang menolongnya itu adalah Seung Gi.
“
Se Seung Gi oppa?”. Tanyanya polos.
“
Yoona-ya, bodoh sekali kamu jalan-jalan selarut ini sendirian”. Seung Gi
langsung memeluk gadis yang dicintainya itu khawatir.
“ Jeongmal pabboya[8].
Bagaimana kalau mereka sampai melakukan sesuatu yang tidak dinginkan pada kamu?”. Ucap Seung Gi lagi seraya mengelus
kepala Yoona dipelukannya.
“ Mi Miyanhae oppa[9]”.
Yoona
merasa sangat menyesal. Menyesal karena telah membuat kekasihnya khawatir.
“
Aku tidak akan bisa memaafkan diriku sendiri jika sampai terjadi sesuatu yang
tidak diinginkan pada kamu. Kamu mengerti?”.
“ Miyanhae, jeongamal miyanhae”.
“
Apa yang sebenarnya kamu lakukan disini?”. Tanya Seung Gi lagi.
“
Bagaimana oppa tau aku ada disini?”.
“
Jawab dulu pertanyaanku?”.
“
Aku hanya ingin menikmati suasana disini. Dan aku...,”. Yoona tidak melanjutkan
kalimatnya.
Menyadari sang pacar tidak
melanjutkan kalimatnya Seung Gi menghentikan langkahnya dan langsung berdiri
menghadap Yoona seolah menuntut kelanjutannya.
“
Aku..., aku rindu sama oppa. Aku kangen saat oppa mengajakku jalan-jalan menikmati
suasana malam sungai Han”.
Keduanya kini saling
berhadap-hadapan dan saling melihat satu sama lain. Seung Gi faham betul apa
yang dirasakan gadis yang dicintainya itu. Karena ia pun merasakan hal yang
sama.
“ Miyanhae[10]
Yoona-ya, oppa tidak bisa selalu ada setiap saat untuk kamu”.
“
Gwencana[11],
Aku mengerti oppa sibuk, begitupun juga dengan aku. Keadaan kita memang
memaksa kita seperti ini”.
“
Yoona-ya, kamu lihat itu?”. Seung Gi tiba-tiba menunjuk sebuah kapal pesiar
yang melintas sungai Han dengan gemerlap cahaya lampunya yang elegant dan
mewah.
“
Kapal pesiar?”. Jawab Yoona singkat.
“
Iya, kelak itu akan menjadi saksi bisu ikatan hubungan kita”.
“
Maksud oppa?”.
“
Kajja[12],
ini sudah malam kamu harus istirahat”. Berlagak tak mendengar pertanyaan kekasihnya
itu, Seung Gi langsung menarik tangan Yoona untuk mempercepat jalannya.
Seung Gi pun kemudian mengantar
pulang Yoona ke apartementnya menggunakan mobil Volkswagen milik Yoona. Selama
perjalanan menuju apartement keduanya tidak banyak melakukan percakapan. Seung
Gi dan Yoona hanya terlarut dalam pikirannya masing-masing. Bahkan Yoona seolah
lupa dengan luka lecet pada pergelangan tangannya akibat jatuh tadi. Ia
tenggelam dalam pikirannya tentang ucapan Seung Gi barusan berkaitan dengan
kapal pesiar. Terlintas dibenaknya, apakah mimpinya waktu itu akan menjadi
kenyataan?. Entahlah, ia hanya senyum-senyum sendiri membayangkan semua itu.
****
--Satu tahun kemudian--
“
Saranghae”. Bisik Seung Gi halus
ditelinga Yoona saat ia memeluk mesra gadis cantik itu dari belakang. Keduanya
terlihat begitu elegant. Yoona tampil anggun dengan gaun malam merah maroon
yang membalut tubuh rampingnnya. Sedangkan Seung Gi mengenakan tuxedo lengkap
dengan dasi pitanya.
“
Nae do”. Jawab sang gadis singkat
sambil tersenyum kearah pria yang kini sedang memeluknya. Keduanya hanyut dalam
pelukan ditengah hembusan angin dari Sungai Han yang sangat lembut.
“
Kamu suka?”. Tanya Seungi masih sambil memeluk gadis pujaannya. Namun Yoona
hanya membalasnya dengan senyuman. Sangat cantik.
“
Aku tidak akan pernah bisa melupakan moment ini. Bahkan aku tidak ingin
beranjak walau hanya sedetik pun dari sini”. Seung Gi menyandarkan kepalanya
dari belakang diatas bahu kanan Yoona. Pipi keduanya bahkan kini saling
bersentuhan. Sama seperti sang kekasih Yoona pun merasakan hal yang sama.
Ditengah romantisme itu tiba-tiba Seung Gi
mengeluarkan sebuah cincin berlian dari saku celananya dan langsung ditunjukan
dihadapan Yoona. Tentu saja Yoona kaget dengan apa yang dilihatnya.
“
Yoona, maukah kamu menikah denganku?”. Tanya Seung Gi kemudian. Lagi-lagi Yoona
menjawabnya dengan senyuman. Tentu saja senyuman bahagia. Bahkan ia tak sanggup
menahan air matanya. Ia benar-benar menangis sejadi-jadinya. Apa yang
dialaminya malam ini bukanlah lagi sebuah mimpi.
THE
END
Cerita
ini hanya fiktif. Namun cerita ini didedikasikan khusus untuk pasangan Yoona
SNSD dan Le Seung Gi dikehidupan nyata.
Created By: Soneboy

Tidak ada komentar:
Posting Komentar