Jumat, 19 Desember 2014

Taengoo, The Kid Leader



Mercedes Benz SLK200 AMG Roadster silver[1] terparkir elegant didepan sebuah gedung salah satu stasiun tv ternama Korea. Semua staff didalam gedung mewah itu tau kalau luxury car itu adalah milik salah satu leader girlgrup ternama Korea Selatan Girls Generation. Ya, siapa lagi leader girlgrup itu kalau bukan Kim Taeyeon atau biasa dipanggil Taeng. Hari ini Taeyeon memang tengah menghadiri sebuah acara talk show sebagai bintang tamu. Ia hadir sendirian tanpa delapan rekannya karena memang acara ini khusus untuk leader.
            Jauh sebelum acara dimulai kehadiran Taeyeon sudah menjadi pusat perhatian berbagai kalangan mulai dari fans sampai media. Mereka rela berdesak-desakan hanya untuk melihat lebih dekat leader Girls Generation itu. Posisi Girls Generation sebagai girlgrup nomer satu Korea membuat popularitas membernya melonjak bagai roket. Terlebih posisi Taeyeon sebagai vocalis utama sekaligus leader.
“ Taengoo..., saranghaeyo...”. Teriak salah satu fans yang sedari tadi berdesak desakan. Ditangannya tergenggam kipas bergambar Taeyeon. Fans itu terlihat sangat bahagia bisa melihat idolanya lebih dekat. Terlebih Taeyeon sempat membalas senyum kearahnya. Ketika ditanya media mengapa dia begitu ngefans dengan Taeyeon, dengan tegas ia menjawab “Dia adalah leader girlgrup terbaik yang pernah ada. Aku sangat kagum kepadanya”.
            Taeyeon memang selalu memenangkan polling sebagai leader girlgrup terfavorit di Korea. Kepribadiannya yang unik membuat ia lebih populer dibandingkan leader girlgrup lainnya. Bahkan ia pun diidolakan dan sangat disegani oleh rekan-rekannya di Girls Generation. Disatu sisi dia sangat charming dan disisi lain ia pun tegas. Jika Taeyeon sudah berbicara, maka sudah dipastikan member lain akan diam dan langsung mendengarkannya. Dia dijuluki kid leader tapi sangat berkharisma. Itulah mengapa ia begitu sangat populer. Ada satu kejadian saat Girls Generation perform Taeyeon mengalami cidera kaki. Tapi bukannya istirahat Taeyeon malah tetap memaksakan diri untuk terus tampil dilagu berikutnya. Ketika ditanya mengapa memaksakan diri, dengan tenang ia menjawab “aku leader kalian”.
            Taeyeon sebenarnya tidak pernah menyangkan akan menjadi seorang superstar. Dia juga tidak pernah membayangkan akan menjadi seorang gadis yang dikagumi banyak orang. Bahkan tidak pernah sedikit pun terlintas dibenaknya kalau dirinya kini bisa memiliki mobil mewah milyaran won. Ya, ia tidak pernah membayangkan semua itu karena memang dirinya dulu hanyalah anak dari keluarga biasa disebuah daerah paling selatan Korea yaitu Jeonju.
***
            Kim Taeyeon adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Ia memiliki seorang kakak laki-laki dan seorang adik perempuan. Ayah dan ibunya memiliki sebuah toko kacamata kecil didaerah tempat tinggalnya. Dari toko kacamata itulah ia dan kedua saudaranya dibesarkan.
            Dimasa kecilnya Taeyeon adalah gadis yang sangat tomboy. Karena dia lebih banyak bermain bersama kakaknya dimana teman-temannya kebanyakan laki-laki. Tapi walaupun tomboy dia adalah gadis yang sangat manis dan cute.
“ Taeyeon-a, kamu jangan sering – sering main sama kakak. Nanti kamu jadi anak gadis yang tomboy”. Ucap Kim Jiwoong sang kakak.
“ Terus aku harus main sama siapa kak?”.
“ Ya mainlah sama teman-teman gadis kamu”.
“ Tapi aku lebih senang main sama kakak”.
            Percakapan kecil seperti itu kerap terjadi antara Taeyeon dan kakaknya. Tapi pada prakteknya Taeyeon tetap saja bermain bersama sang kakak.
            Seiring berjalannya waktu Taeyeon kecil tumbuh menjadi gadis remaja yang sangat manis. Perlahan sifat tomboynya pun mulai hilang. Sejak itu pulalah bakatnya sebagai calon bintang besar mulai terlihat. Terlebih, saat dirinya unjuk kebolehan menyanyi disebuah acara keluarga. Dimana saat itu semua anggota keluarganya berkumpul termasuk paman dan bibinya.
“ Sayang, suara kamu bagus sekali. Apa kamu punya cita-cita menjadi seorang penyanyi?”. Tanya sang paman yang saat itu terkagum-kagum dengan suara emas Taeyeon.
“ Sebenarnya aku ingin menjadi guru matematika paman”. Jawab Taeyeon sekenanya yang kemudian langsung disambut sorak sorai anggota keluarga lain. Ya, bagi Taeyeon menjadi guru adalah profesi yang sangat mulia. Itulah mengapa ia sangat ingin menjadi guru.
“ Guru matematika? Kenapa gak menjadi penyanyi saja?”. Tanya pamannya lagi sambil tersenyum hangat. Ia percaya kalau ponakan kesayangannya itu kelak akan menjadi bintang besar Korea dengan bakatnya itu. Ya, Taeyeon menuruni bakat sang ayah yang memang dulunya adalah seorang vocalis band sekolah. Selain itu sang ibunda pun juga merupakan sosok yang memiliki bakat menyanyi. Ibunda Taeyeon pernah menjuarai Children Song Competition saat masih kecil.
 “ Tapi...apa benar suara aku bagus paman?”. Ucap Taeyeon dengan aksen polosnya.
“ Untuk apa paman bohong. Tapi..., cita-cita dan masa depan tetap ada ditangan kamu. Kamu yang menentukan. Paman hanya yakin dan percaya kalau kamu kelak akan menjadi seorang yang dibanggakan”. Taeyeon tersenyum bahagia mendengar dan melihat tatapan tulus pamannya itu. Ucapan pamannya itu seolah-olah membuka lembaran-lembaran mimpinya. Ya, dari sejak kecil sebenarnya Taeyeon sudah bermimpi ingin membahagiakan dan bisa membanggakan orang tuanya suatu saat nanti. Hanya saja saat itu dia masih terbelenggu rasa ragu. Tapi kini, setelah mendengar ucapan pamannya ia kembali membuka mimpinya. Terlebih saat Taeyeon disuatu kesempatan melihat ibunya sedang menonton sebuah acara talk show ditelevisi. Bintang tamu diacara itu adalah seorang penyanyi yang menjadi diva Korea. Sang ibu terlihat sangat mengagumi sang diva tersebut.
“ Ibu nonton apa sih? Kayaknya seru banget”. Tanya Taeyeon pura-pura tidak tahu.
“ Ibu lagi nonton talk show. Lihat deh, bintang tamunya Baek Ji Young”.
“ Dia itu diva ya bu?”.
“ Iya sayang. Dia adalah diva kebanggaan Korea”.
            SM 8th Annual Best Contest 2004 adalah langkah awal Taeyeon meraih mimpinya. Tak tanggung-tanggung, diajang itu Taeyeon langsung meraih juara satu. Juri pencari bakat diajang itu begitu terpesona dengan kemampuan vocal Taeyeon. Alhasil, ia pun langsung ditawari menjadi siswi pelatihan atau trainee disalah satu agensi hiburan terbesar Korea SM Entertainment.
Awalnya Taeyeon masih ragu, karena dengan mengikuti pelatihan berarti dirinya harus pergi ke Seoul dan itu berarti dirinya akan jauh dari keluarga. Ia akan sangat jarang bertemu dengan ayah ibunya dan kedua saudaranya. Tentu itu sangat berat bagi Taeyeon. Namun, ia tidak mau kalah oleh perasaan berat itu. Cita-cita dan mimpinya harus tetap terwujud seberat apapun rintangannya. Ia bertekad ingin menjadi penyanyi kebanggaan Korea kelak. Ia ingin menjadi Baek Ji Young masa depan yang nanti akan menjadi kebanggan ibundanya.
***
            Kota Seoul adalah sejarah baru bagi kehidupan Taeyeon. Dikota inilah ia menjalani keseharian sebagai trainee SM Entertainment. Sebuah pelatihan yang akan menjadikannya idola masa depan Korea. Disini ia berlajar berbagai macam talent diluar study formal disekolah. Mulai dari les vocal, dance, acting, broadcasting, les bahasa asing, dan belajar budaya berbagai bangsa didunia. Semua itu dijalani Taeyeon dengan penuh semangat dan kerja keras pantang menyerah.
            Berat dan sangat melelahkan, itulah yang kadang dirasakan oleh Taeyeon dalam menjalani pelatihan. Wajar, karena disaat remaja lain seusianya bisa bermain seusai sekolah, Taeyeon justru harus bergelut dengan jadwal padatnya sebagai trainee. Entah sudah berapa banyak tenaga, keringat, dan waktu yang harus dikorbankannya demi menjalani semua itu. Tapi lagi-lagi mimpi besar selalu menguatkannya. Cita-citanya untuk mengangkat derajat orang tua kembali terngiang dibenaknya.
            Namun, sekuat apapun batu karang ada kalanya terkikis deburan ombak besar. Begitupun yang dirasakan Taeyeon. Pelatihan berat membuatnya letih dan kelelahan. Jika sudah begitu, dirinya kerap rindu dengan orang tua. Sehingga disuatu kesempatan Taeyeon nekad mengepak semua barangnya dan pulang ke kampung halamannya di Jeonju. Rekan-rekan sesama trainee saat itu sempat melarangnya untuk pergi, tapi usaha mereka gagal. Beberapa diantaranya bahkan khawatir kalau Taeyeon tidak akan kembali lagi. Mereka takut dengan kepergian Taeyeon target debut mereka tidak akan tercapai. Apalagi saat itu Taeyeon sudah diplot menjadi salah satu calon dari dua belas member untuk mega proyek girlgrup SM Entertainment.
            Namun pucuk dicinta ulam pun tiba. Keesokan harinya ternyata Taeyeon datang kembali keasrama. Rekan-rekan Taeyeon begitu menyambut gembira kedatangannya itu. Sejak itu Taeyeon pun terlihat lebih semangat dari sebelumnya.
“ Kami sangat senang akhirnya unnie kembali.  Kami tidak bisa membayangkan seandainya unnie benar-benar tidak kembali”. Ucap salah satu rekan trainee Teayeon yang termuda.
“ Terima kasih atas dukungan kalian. Mulai saat ini, aku akan berjuang lebih keras bersama kalian. Maaf aku sudah membuat kalian khawatir”.
            Hari demi hari Taeyeon jalani dengan semangat tinggi. Kehadiran rekan-rekannya diasrama trainee bagaikan keluarga baru baginya. Ia bisa kenal dan dekat dengan berbagai macam karakter. Bahkan beberapa rekannya ada yang berasal dari luar Korea. Sebut saja Stephanie Hwang atau akrab dipanggil Tiffany yang berasal dari Los Angeles Amerika Serikat. Kebetulan Tiffany adala roomate Taeyeon selama menjalani trainee.
            Tiga tahun berlalu, saat-saat yang paling dinantikan Taeyeon pun akhirnya datang. Pada tahun 2007 ia bersama delapan rekannya pun debut sebagai sebuah girlgrup bernama So Nyeo Shi Dae atau dalam bahasa inggris bernama Girls Generation. Girlgrup yang awalnya direncanakan berjumlah dua belas orang itu, pada akhirnya hanya sembilan yang bertahan. Dua diantara mereka gugur saat trainee dan satu orang mengundurkan diri. Taeyeon didaulat sebagai pemimpin atau leader untuk Girls Generation.
            Debut sebagai sebuah grup baru merupakan lembaran baru lagi untuk Taeyeon. Terlebih posisinya adalah sebagai seorang leader. Ia mempunyai tanggung jawab lebih besar dibandingkan rekan-rekannya yang lain. Tapi ia menganggap semua itu bukan sebagai beban, melainkan sebagai tantangan baru bagi hidupnya. Itulah mengapa dari awal debut sebagai rokie[2] hingga kini menjadi  national girlgrup[3] Taeyeon dianggap sebagai leader paling bersinar.
***
            Acara talk show yang menghadirkan Taeyeon sebagai bintang tamunya masih berlangsung. Namun sang idola tidak menyangka kalau crew acara itu tengah menyiapkan surprise untuknya. Ditengah berjalannya acara tiba-tiba Taeyeon dikagetkan dengan kehadiran ibunda dan kakak tercintanya. Ia benar-benar tidak menyangka kalau crew akan menghadirkan keluarganya. Taeyeon yang masih surprise itu langsung memeluk ibundanya dengan penuh cinta.
“ Bagaimana perasaanmu Taeyeon?”. Tanya sang pembawa acara kemudian.
“ Wow..., i’m really surprised. Aku benar-benar bahagia dengan kejutan ini”. Jawab Taeyeon sambil memegang tangan ibundanya.
“ Ibu sendiri bagaimana perasaanya melihat Taeyeon saat ini?”. Tanya pembaca acara pada ibunda Taeyeon.
“ Saya bangga, sangat bangga. Sejak kecil Taeyeon memang sudah menjadi anak yang luar biasa bagi saya. Dan saya sangat bahagia dianugrahi anak-anak yang luar biasa. Taeyeon sudah menjadi adik yang baik untuk kakaknya dan juga menjadi kakak yang baik untuk adik perempuannya”.
“ Taeyeon tinggal jauh dari orang tua sejak usia belia, bagaimana perasaan anda saat itu?”. Tanya pembawa acara lagi”.
“ Tentu saja rindu, sangat rindu. Sebelum dia pindah ke Seoul untuk menjalani pelatihan, suasana rumah begitu sangat berwarna. Karena dia sering bernyanyi untuk kami keluarganya. Tapi setelah itu, seperti ada sesuatu yang kurang. Tapi Taeyeon memang gadis yang memiliki mimpi dan tekad yang sangat kuat. Itulah mengapa kita selalu berusaha untuk mendukungnya”.
“ Taeyeon katanya pernah kabur dari asrama saat masih menjalani pelatihan. Lalu bagaimana reaksi anda begitu melihat kehadiran Taeyeon yang tiba-tiba dirumah?”.
“ Iya, Taeyeon pernah pulang ke Jeonju tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Tentu saja itu membuat kami bertanya-tanya. Karena biasanya Taeyeon selalu memberikan kabar”. Kakak Taeyeon Kim Jinwoong mewakili ibundanya menjawab.
“ Dan ketika kami tanya kenapa dan ada apa? Taeyeon hanya menjawab ‘aku sangat lelah dan sangat rindu kalian’. Lalu aku pun memeluknya”. Lanjutnya lagi.
“ Saat itu aku memang merasa sangat kesulitan. Itulah mengapa akhirnya aku mengepak semua barangku dan pulang kerumah. Aku menginap semalam, lalu kembali ke asrama keesokan harinya”. Jawab Taeyeon menambahkan.
“ Apa yang ingin ibu katakan kepada Taeyeon sebelum acara ini ditutup, silahkan”. Pembawa acara kembali memberikan kesempatan kepada ibunda Taeyeon untuk memberikan ucapan penutup.
“ Dari dulu saya sangat suka menonton acara talk show seperti ini. Apalagi yang menjadi bintang tamunya adalah diva Korea saa itu. Dan sekarang, yang menjadi diva Korea adalah putri saya sendiri. Saya benar-benar tidak bisa mengungkapkan perasaan bahagia saya”.
Gomawoeusoyo eoma. Nae jeongmal bogoshipoeusoyo[4]”. Ucap Taeyeon seraya memeluk ibundanya.
            Dalam menggapai sebuah mimpi dan cita-cita besar memang tidaklah mudah. Kita harus berjuang keras pantang menyerah untuk bisa menggapai semuanya itu. Jika kita ingin melihat keindahan matahari terbit dipuncak gunung, tentu kita harus mendaki terlebih dahulu. Jika kita menginginkan mutiara, kita pun harus berjuang menyelam. Tidak ada sesuatu yang tidak mungkin jika kita berusaha dengan tulus untuk terus menggapainya. Kim Taeyeon sudah membuktikan semua itu pada keluarganya dan juga kepada seluruh penggemarnya didunia. Dulu dia hanyalah anak dari seorang pemilik toko kacamata kecil. Tapi sekarang dia sudah bisa membelikan sebuah toko kacamata mewah dan sebuah apartement mewah bernilai 400 juta won atau setara dengan 3,2 milyar rupiah untuk orang tuanya. Tidak ada sesuatu yang tidak mungkin.
                                                                   THE END
Notes: Lahirnya sesuatu yang besar pasti dilatarbelakangi sesuatu yang besar pula. Bagi Taeyeon, ibundanya adalah sesuatu yang besar itu. (dedicated for Mother’s Day)
Created By: Soneboy



[1] Merk mobil pribadi Taeyeon SNSD
[2] Grup pendatang baru
[3] Grup paling dibanggakan di Korea (leader of Hallyu)
[4] Makasih ibu, aku sangat sayang sama ibu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar